Jumat, 04 Desember 2015

Tentang teror di perancis kamu harus baca

HANYA PARIS YANG BISA MEMBUAT MENANGIS

Atas nama kemanusiaan, kita terhentak ketika lebih dari 150 orang roboh meregang nyawa di Paris, Prancis Jumat malam (13/11). Tujuh titik di kota mode itu dikoyak oleh serangan mematikan. Tak terkecuali titik di mana Presiden Prancis, Francois Hollande sedang menikmati pertandingan bola, stadion Stade de France.

Atas nama kemanusiaan pula, Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan tegas menyatakan Rusia sangat mengecam pembunuhan tak berperikemanusiaan ini dan siap memberikan semua bantuan untuk menginvestigasinya. Ucapan “bijak” seperti itu dengan mudah keluar dari mulut Putin, semudah ribuan roket meluncur dan menyasar penduduk sipil di Suriah.

Peragaan sok bijak juga dilakukan oleh NATO dan Amerika Serikat. Untuk insiden Paris, sejuta karangan bunga mereka kirimkan, berlapis janji dan kecaman. Sementara, di Suriah mesin perang mereka terus menyalak, mencabut nyawa-nyawa sipil atas nama perang melawan terorisme. Padahal, justru rakyat Suriah itu adalah korban terorisme hasil persekongkolan Basar Asad dengan negara-negara pendukungnya.

Seolah tak ingin dianggap lambat tanggap seperti dalam musibah asap beberapa hari lalu, Presiden Jokowi pun dengan sigap dan cekatan turut menyatakan duka. Jokowi juga menjamin tak ada sejengkal tanah pun di Indonesia bagi tindak terorisme seperti yang terjadi di Paris. Singkat kata, seluruh dunia kompak menangis untuk Paris.

Rasa kemanusiaan memang tercabik seketika demi mendengar ratusan nyawa meregang nyawa dengan cara horor. Sayangnya, dalih kemanusiaan telah menjadi topeng untuk menutupi sikap buas dan haus darah di tempat lain, bahkan diperankan oleh mereka yang mengaku berduka.

Kemanusiaan itu juga dijadikan tabir yang menutupi sikap masa bodoh, acuh tak acuh, dan tak peduli kepada kejadian horor serupa—bahkan lebih dahsyat—yang terjadi tidak hanya seketika itu saja. Tengoklah Palestina dan Suriah. Angka 150 itu menjadi langganan pekanan untuk menghitung jumlah korban nyawa atas tindakan brutal dan haus darah yang terjadi di Palestina.

Berduka itu boleh, tapi mari tetap pakai akal sehat. Apa yang dikatakan para pemimpin dunia terhormat itu ketika tentara Israel dengan mudah mengobral rentetan peluru kepada beberapa Muslimah Palestina? Adakah secuil komentar duka ketika jet-jet tempur Rusia, tentara Bashar Asad dan milisi Syiah Iran dan Hizbullah dengan sadis mencabut nyawa penduduk sipil Suriah?

Akal sehat itu mestinya membuat para pemimpin dunia itu mudah mengutuk tragedi kemanusiaan di Suriah dan Palestina, semudah mereka mengecam serangan Paris. Tinggal membubuhkan kata Suriah dan Palestina di belakang nama Paris. Namun entah mengapa lidah mereka kelu untuk mengucapkannya.

Terlepas dari siapa sesungguhnya pelaku Paris, motif serta pro-kontra fikih waqi’-nya, serangan Prancis ini membongkar tabir-tabir hipokrit berdalih kemanusiaan. Syaikh At-Thuraifi, seolah ulama Timur Tengah mengatakan, “Di antara tanda nifak adalah sikap bangga dan peduli terhadap permasalahan non-muslim dan berputus-asa (tidak peduli) terkait permasalahan kaum Muslimin.”  ********************************************     ♦Perancis dalam Lembaran Sejarah

๐Ÿ”ธPerancis mengumpulkan 400 ulama' muslim dan memenggal kepala mereka dalam lembaran sejarah, di tengah penjajahan mereka atas Chad tahun 1917 M. ["Chad" tulisan Ahli Sejarah Mahmud Syakir hal.73]

๐Ÿ”ธ Ketika Perancis memasuki kota Aghwat di Al Jazair tahun 1852 M, mereka membakar sepertiga penduduk kota itu dengan api dalam satu malam.

๐Ÿ”ธ Perancis telah melakukan 17 uji coba nuklir di Al Jazair mulai dari tahun 1960 - 1966 M yang mengakibatkan jatuhnya korban dengan jumlah yang tidak terhingga sekitar 27 ribu sampai 100 ribu orang.

๐Ÿ”ธ Ketika Perancis hengkang dari Al Jazair tahun 1962 M, mereka telah menanam sejumlah ranjau yang lebih banyak daripada jumlah semua penduduk Al Jazair pada waktu itu, yakni sebanyak 11 juta ranjau.

๐Ÿ”ธ Perancis menjajah Al Jazair selama 132 tahun, mereka telah melenyapkan  1 juta muslim pada tujuh tahun pertama setelah kedatangan mereka dan telah melenyapkan 1,5 juta pada tujuh tahun terakhir sebelum mereka hengkang.

๐Ÿ”ธSeorang Ahli Sejarah yang berdarah Perancis Jack Jourkey memperkirakan bahwa total orang yang dibunuh oleh Perancis di Al Jazair sejak kedatangannya tahun 1830 M sampai hengkangnya tahun 1962 M adalah 10 juta muslim.

๐Ÿ”ธPerancis menjajah Tunisia selama 75 tahun, Al Jazair selama 136 tahun, Maroko selama 44 tahun, Mauritania selama 60 tahun dan menjajah Senegal ( yang 95% penduduknya adalah muslim ) selama 3 abad..!
[3:11 16/11/2015] Ust Gim Perangin Papua: ๐Ÿ’ฃ๐Ÿ’ญ๐ŸŒ…


✅✅SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP PELEDAKAN DI PARIS - PRANCIS

Disarikan dari cermah asy-Syaikh 'Abdullah bin Shalfiq hafizhahullah
๐Ÿ“† Sabtu,  2 Shafar 1437 H / 14 Nov 2015 M

~~~~~~~

๐ŸŒผ Islam adalah agama rahmat, agama yang teratur. Islam bukan agama kacau. Islam datang untuk menyebar keadilan dan rahmat di tengah umat manusia. Menyelamatkan manusia dari kegelapan kepada cahaya.

๐ŸŒณ Terkait dengan peledakan di Prancis,  maka perlu dijelaskan :
1⃣ Peledakan tersebut merupakan Bunuh diri. Sesuai namanya,  itu adalah bunuh diri BUKAN jihad fi sabilillah. Pelakunya berhak mendapatkan adzab sebagaimana dijelaskan oleh para ulama.
❌ Aksi tersebut BUKAN bagian dari Islam sama sekali.
▶ Perbuatan mereka tidak mewakili Islam,  BAHKAN ISLAM BERLEPAS DIRI dari mereka, yang telah mencemarkan Islam dengan keyakinan bahwa mereka sedang berjihad.
2⃣ Merugikan Islam.
Islam tidak berkhianat dan tidak melanggar janji. Bahkan sentiasa menepati janji dan menjaga hubungan. Ini semua adalah adab-adab syari yang diserukan oleh Islam.
Islam mengajarkan untuk tidak melanggar perjanjian, walaupun dengan orang-orang kafir.
3⃣ Aksi tersebut tidak mendatangkan sesuatu kecuali kejelekan terhadap Islam.
Kaum muslimin di sana mendapat kerugian/bahaya, bahkan menyebabkan umat menjauh dari Islam.
๐Ÿ‘‰๐Ÿป Inilah yang dimaukan oleh para pelaku teror.
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ท๐Ÿ’ฅ Karena yang berada di belakang mereka — ISIS atau kelompok-kelompok 'jihad' lainnya — adalah misi internasional, yang terutama adalah IRAN dan SURIAH.
๐Ÿ”ซ๐Ÿ”ฅ Karena ISIS merupakan kader binaan dari Rafidhah Nusairiyyah. Dibuat untuk membunuh dan menyiksa Ahlus Sunnah.
⚠ Maka WAJIB atas kaum muslimin :
๐Ÿ‘‰๐Ÿป Waspada dan mengetahui kesesatan-kesesatan kelompok-kelompok tersebut,
๐Ÿท Wajib pula mengetahui bahwa Islam berlepas diri dari ISIS, dan bahwa aksi-aksi ISIS tidak ada hubungannya dengan Islam.
๐Ÿ’ Islam adalah agama rahmah. Mengajak kepada kebaikan,  menyelamatkan manusia dan alam dari kegelapan kepada cahaya,  dari kerusakan kepada kebaikan. Agama yang agung,  agama kasih sayang.

๐Ÿšง Perbuatan mereka itu menunjukkan kerasnya hati mereka dan penyimpangan aqidah,  serta upaya yang besar untuk menyakiti Ahlus Sunnah.

๐Ÿ“จ Sungguh Islam telah tersebar di Prancis,  dan banyak manusia yang mulai tertarik untuk masuk dalam Islam,  pria maupun wanita. Bahkan mulai ada kemauan terhadap Sunnah dan berpegang dengan manhaj Salaf.

๐Ÿ‘‹๐Ÿป Mungkin kaum Rafidhah tidak suka dengan itu semua, sehingga mereka berusaha untuk mencemarkan Islam dan membuat umat lari dari Islam dan Sunnah.
๐Ÿšฉ Bisa jadi pula,  di belakang itu terdapat makar Yahudi yang ingin menghadang perkembangan Islam di Eropa dan lainnya.

✅ NASEHAT KEPADA KAUM MUSLIMIN di Prancis
• Waspada dan berlepas diri dari aksi keji tersebut, dan hendaknya menjelaskan sikap mereka melalui media informasi bahwa kaum muslimin di Prancis berlepas diri dari aksi-aksi tersebut, dan itu semua tidak ada hubungannya dengan Islam sama sekali.
• Hendaknya Ahlus Sunnah waspada, pada diri mereka dan keluarganya, agar pada hari-hari ini jangan sampai terkena bahaya akibat perbuatan khawarij.
๐Ÿ’ฃ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ซ Sungguh kejahatan Khawarij pertama kali diarahkan kepada kaum muslimin sendiri. Kekacauan dan pembunuhan yang terjadi di negeri-negeri muslimin. Khawarij sama sekali tidak mempedulikan perjanjian dan kesepakatan, tidak melihat anak-anak atau dewasa. Demikianlah mereka tumbuh untuk senang pada kekacauan. Mereka disokong oleh Rafidhah. Dalam rangka mencemarkan Ahlus Sunnah dan membuat orang tidak suka dengan Ahlus Sunnah.

๐ŸŽ’ Islam berlepas diri dari aksi-aksi keji tersebut.  Agama Allah adalah agama rahmat, Memerintahkan kepada keadilan. Islam datang untuk membebaskan umat manusia dari kegelapan kepada cahaya. Dari kesyirikan,  kekufuran,  dan ilhad kepada Islam,  sunnah, dan fitrah, serta Iman kepada Allah satu-satunya, demi kebahagian umat manusia.

•••••••••••••••
๐ŸŒ ๐Ÿ“๐Ÿ“ก Majmu'ah Manhajul Anbiya

~~~~~~~~~~~~~~
#SAVE PERSATUAN AHLUSSUNNAH NKRI

Sumber : copas WA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar