Rabu, 16 Desember 2015

Download mp3 alquran dan terjemahan

Download mp3 alquran dan terjemahan
NAMA SURATLINK MP3
[001] Al Faatihah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran688.5 KB 
[002] Al Baqarah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran80.7 MB 
[003] Ali 'Imran - Murottal Dan Terjemahan Al Quran50.1 MB 
[004] An Nisaa' - Murottal Dan Terjemahan Al Quran60.8 MB 
[005] Al Maa'idah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran46.9 MB 
[006] Al An'aam - Murottal Dan Terjemahan Al Quran54.4 MB 
[007] Al A'raaf - Murottal Dan Terjemahan Al Quran67.4 MB 
[008] Al Anfaal - Murottal Dan Terjemahan Al Quran22.7 MB 
[009] At Taubah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran45.0 MB 
[010] Yunus - Murottal Dan Terjemahan Al Quran37.2 MB 
[011] Huud - Murottal Dan Terjemahan Al Quran39.6 MB 
[012] Yusuf - Murottal Dan Terjemahan Al Quran35.6 MB 
[013] Ar Ra'd - Murottal Dan Terjemahan Al Quran17.0 MB 
[014] Ibrahim - Murottal Dan Terjemahan Al Quran18.0 MB 
[015] Al Hijr - Murottal Dan Terjemahan Al Quran14.3 MB 
[016] An Nahl - Murottal Dan Terjemahan Al Quran32.8 MB 
[017] Al Israa' - Murottal Dan Terjemahan Al Quran26.1 MB 
[018] Al Kahfi - Murottal Dan Terjemahan Al Quran57.4 MB 
[019] Maryam - Murottal Dan Terjemahan Al Quran15.1 MB 
[020] Thaahaa - Murottal Dan Terjemahan Al Quran19.8 MB 
[021] Al Anbiyaa' - Murottal Dan Terjemahan Al Quran18.1 MB 
[022] Al Hajj - Murottal Dan Terjemahan Al Quran20.0 MB 
[023] Al Mu'minuun - Murottal Dan Terjemahan Al Quran16.7 MB 
[024] An Nuur - Murottal Dan Terjemahan Al Quran20.3 MB 
[025] Al Furqaan - Murottal Dan Terjemahan Al Quran13.3 MB 
[026] Asy Syu'araa' - Murottal Dan Terjemahan Al Quran22.3 MB 
[027] An Naml - Murottal Dan Terjemahan Al Quran18.5 MB 
[028] Al Qashash - Murottal Dan Terjemahan Al Quran25.7 MB 
[029] Al 'Ankabuut - Murottal Dan Terjemahan Al Quran19.6 MB 
[030] Ar Ruum - Murottal Dan Terjemahan Al Quran15.3 MB 
[031] Luqman - Murottal Dan Terjemahan Al Quran9.9 MB 
[032] As Sajdah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran8.2 MB 
[033] Al Ahzab - Murottal Dan Terjemahan Al Quran24.3 MB 
[034] Saba' - Murottal Dan Terjemahan Al Quran16.7 MB 
[035] Faathir - Murottal Dan Terjemahan Al Quran14.8 MB 
[036] Yaasiin - Murottal Dan Terjemahan Al Quran14.2 MB 
[037] Ash Shaaffaat - Murottal Dan Terjemahan Al Quran19.7 MB 
[038] Shaad - Murottal Dan Terjemahan Al Quran15.2 MB 
[039] Az Zumar - Murottal Dan Terjemahan Al Quran21.7 MB 
[040] Al Mu'min - Murottal Dan Terjemahan Al Quran21.2 MB 
[041] Fushshilat - Murottal Dan Terjemahan Al Quran14.7 MB 
[042] Asy Syuura - Murottal Dan Terjemahan Al Quran16.9 MB 
[043] Az Zukhruf - Murottal Dan Terjemahan Al Quran15.8 MB 
[044] Ad Dukhaan - Murottal Dan Terjemahan Al Quran7.4 MB 
[045] Al Jaatsiyah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran8.8 MB 
[046] Al Ahqaaf - Murottal Dan Terjemahan Al Quran11.8 MB 
[047] Muhammad - Murottal Dan Terjemahan Al Quran10.0 MB 
[048] Al Fath - Murottal Dan Terjemahan Al Quran9.9 MB 
[049] Al Hujuraat - Murottal Dan Terjemahan Al Quran6.6 MB 
[050] Qaaf - Murottal Dan Terjemahan Al Quran8.3 MB 
[051] Adz Dzaariyaat - Murottal Dan Terjemahan Al Quran6.3 MB 
[052] Ath Thuur - Murottal Dan Terjemahan Al Quran5.5 MB 
[053] An Najm - Murottal Dan Terjemahan Al Quran5.8 MB 
[054] Al Qamar - Murottal Dan Terjemahan Al Quran6.0 MB 
[055] Ar Rahmaan - Murottal Dan Terjemahan Al Quran6.7 MB 
[056] Al Waqi'ah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran7.4 MB 
[057] Al Hadiid - Murottal Dan Terjemahan Al Quran10.4 MB 
[058] Al Mujaadilah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran7.3 MB 
[059] Al Hasyr - Murottal Dan Terjemahan Al Quran7.0 MB 
[060] Al Mumtahanah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran5.3 MB 
[061] Ash Shaff - Murottal Dan Terjemahan Al Quran3.2 MB 
[062] Al Jumu'ah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran2.5 MB 
[063] Al Munaafiquun - Murottal Dan Terjemahan Al Quran3.0 MB 
[064] At Taghaabun - Murottal Dan Terjemahan Al Quran3.8 MB 
[065] Ath Thalaaq - Murottal Dan Terjemahan Al Quran4.7 MB 
[066] At Tahrim - Murottal Dan Terjemahan Al Quran4.6 MB 
[067] Al Mulk - Murottal Dan Terjemahan Al Quran6.2 MB 
[068] Al Qalam - Murottal Dan Terjemahan Al Quran7.2 MB 
[069] Al Haaqqah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran5.2 MB 
[070] Al Ma'aarij - Murottal Dan Terjemahan Al Quran4.1 MB 
[071] Nuh - Murottal Dan Terjemahan Al Quran4.1 MB 
[072] Al Jin - Murottal Dan Terjemahan Al Quran5.1 MB 
[073] Al Muzzammil - Murottal Dan Terjemahan Al Quran3.4 MB 
[074] Al Muddatstsir - Murottal Dan Terjemahan Al Quran4.6 MB 
[075] Al Qiyaamah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran2.8 MB 
[076] Al Insaan - Murottal Dan Terjemahan Al Quran4.6 MB 
[077] Al Mursalaat - Murottal Dan Terjemahan Al Quran4.2 MB 
[078] An Naba' - Murottal Dan Terjemahan Al Quran3.7 MB 
[079] An Naazi'aat - Murottal Dan Terjemahan Al Quran3.7 MB 
[080] 'Abasa - Murottal Dan Terjemahan Al Quran2.9 MB 
[081] At Takwiir - Murottal Dan Terjemahan Al Quran2.1 MB 
[082] Al Infithaar - Murottal Dan Terjemahan Al Quran1.7 MB 
[083] Al Muthaffifin - Murottal Dan Terjemahan Al Quran3.8 MB 
[084] Al Insyiqaaq - Murottal Dan Terjemahan Al Quran2.1 MB 
[085] Al Buruuj - Murottal Dan Terjemahan Al Quran2.3 MB 
[086] Ath Thaariq - Murottal Dan Terjemahan Al Quran1.4 MB 
[087] Al A'laa - Murottal Dan Terjemahan Al Quran1.6 MB 
[088] Al Ghaasyiyah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran1.8 MB 
[089] Al Fajr - Murottal Dan Terjemahan Al Quran2.7 MB 
[090] Al Balad - Murottal Dan Terjemahan Al Quran1.6 MB 
[091] Asy Syams - Murottal Dan Terjemahan Al Quran1.2 MB 
[092] Al Lail - Murottal Dan Terjemahan Al Quran1.7 MB 
[093] Adh Dhuhaa - Murottal Dan Terjemahan Al Quran1,007.8 KB 
[094] Alam Nasyrah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran582.1 KB 
[095] At Tiin - Murottal Dan Terjemahan Al Quran795.4 KB 
[096] Al 'Alaq - Murottal Dan Terjemahan Al Quran1.6 MB 
[097] Al Qadr - Murottal Dan Terjemahan Al Quran553.4 KB 
[098] Al Bayyinah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran1.7 MB 
[099] Al Zalzalah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran851.9 KB 
[100] Al 'Aadiyaat - Murottal Dan Terjemahan Al Quran966.9 KB 
[101] Al Qaari'ah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran786.0 KB 
[102] At Takaatsur - Murottal Dan Terjemahan Al Quran794.4 KB 
[103] Al 'Ashr - Murottal Dan Terjemahan Al Quran358.4 KB 
[104] Al Humazah - Murottal Dan Terjemahan Al Quran741.2 KB 
[105] Al Fiil - Murottal Dan Terjemahan Al Quran566.4 KB 
[106] Quraisy - Murottal Dan Terjemahan Al Quran486.2 KB 
[107] Al Maa'uun - Murottal Dan Terjemahan Al Quran592.6 KB 
[108] Al Kautsar - Murottal Dan Terjemahan Al Quran355.7 KB 
[109] Al Kaafiruun - Murottal Dan Terjemahan Al Quran594.8 KB 
[110] An Nashr - Murottal Dan Terjemahan Al Quran404.6 KB 
[111] Al Lahab - Murottal Dan Terjemahan Al Quran505.3 KB 
[112] Al Ikhlash - Murottal Dan Terjemahan Al Quran296.3 KB 
[113] Al Falaq - Murottal Dan Terjemahan Al Quran444.4 KB 
[114] An-Naas - Murottal Dan Terjemahan Al Quran516.7 KB

Sabtu, 12 Desember 2015

Apakah mendoakan orang yang sudah meninggal itu bid ah

ANJURAN DAN PERINTAH MENDOAKAN YANG SUDAH MENINGGAL DALAM AYAT AL-QURAN DAN HADITS Ada Sebuah hadits yang disebutkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal dan lainnya, dari Abu Sa’id bahwa Rasulullah SAW bersabda : ‘Sesungguhnya orang yang meninggal dunia itu mengetahui siapa yang memandikannya, membawanya, mengkafaninya dan memasukkannya ke dalam liang kubur.’ Abu Nu’aim dan lainnya meriwayatkan dari Amr bin Dinar, ia berkata, ‘Setiap orang yang meninggal dunia, maka ruhnya di tangan malaikat maut, ia melihat ke jasadnya, bagaimana ia dimandikan, bagaimana ia dikafani dan bagaimana ia dibawa. Dikatakan kepadanya ketika ia berada diatas pembaringannya, “Dengarkanlah pujian orang banyak kepadamu.”Ibnu Abi Ad-Dunia meriwayatkan makna yang sama dengan riwayat ini, ia meriwayatkan dari beberapa periwayat dari Tabi’in, dengan redaksi, ‘Ditangan malaikat’, tanpa ada tambahan lain. Ruhnya Melihat,Menyaksikan betapa begitu banyak umat muslim Hadir melihat kematiannya sampai ia memasuki alam kubur.Ruhnya melihat begitu banyak orang yang mendokan dirinya dan berharap allah menjadikannya dirinya sebagai seoarang hamba yang Dia Cintai sebagaamana mereka mencintainya.. Allah Subhanahu wa Ta’alaa juga berfirman : وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ “dan mendo’alah untuk mereka, sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka” (QS. at-Taubah : 104) وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ “dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan” (QS. Muhammad 47 : 19) Apa yang dilakukan segenap umat muslim mendokan Yang telah meninggal, perbuatan para sahabat kaum anshor dan muhajirin sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’alaa telah berfirman : والذين جاءوا من بعدهم يقولون ربنا اغفر لنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين آمنوا ربنا إنك رءوف رحيم “Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS. al-Hasyr 59 ; 10) Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’alaa memberitahukan bahwa orang-orang yang datang setelah para sahabat Muhajirin maupun Anshar mendo’akan dan memohonkan ampun untuk saudara-saudaranya yang beriman yang telah (wafat) mendahului mereka sampai hari qiamat. Rasulullah bersabda :“ Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, maka baginya seperti pahala yang melakukannya” (HR. Muslim) Betapa Indahnya sebuah kematian yang disertai Doa Ribuan Umat muslim.dan itu menunjukkan kemuliaannya sebagai Ulama yang disayangi segenap umat muslim.Tidak banyak orang mendapatkan anugrah cinta dan kasih sayang yang begitu banyak dari umat muslim disaat kematian tiba.

Jumat, 04 Desember 2015

Tetangga oh tetangga

Αѕѕαℓαмυ'αℓαιкυм. ѡrѡƅ...

JAGALAH HUBUNGAN BAIK DENGAN TETANGGA, WALAUPUN DIA TETANGGAMU NON MUSLIM SEKALIPUN, DIA MEMPUNYAI HAK DAN ADA KEWAJIBAN KITA TERHADAPNYA, MAKA PERLAKUKANLAH DENGAN BAIK DAN BERSABARLAH ATAS PERILAKUNYA :

ALLAH berfirman dalam Al Qur’an surat 4.36  :

36. sembahlah Allah dan JANGANLAH kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. dan BERBUAT BAIKLAH kepada DUA ORANG IBU-BAPA, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, TETANGGA YANG DEKAT & JAUH, dan teman sejawat, Ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah TIDAK MENYUKAI orang-2 yg sombong dan membangga-banggakan diri.

Hadist RASULULLAH saw bersabda :

Wahai RASULULLAH saw, Sesungguhnya aku mempunyai DUA ORANG TETANGGA, maka siapakah yang PALING LAYAK KUBERI HADIAH diantara keduanya ?
Jawab RASULULLAH saw :
ORANG yang paling DEKAT PINTUNYA DENGAN MU.

MT KHAIR :TETANGGA itu ada KEWAJIBAN baginya, Walau dia bukan MUSLIM, maka ADA SATU kewajiban, BILA dia MUSLIM ada DUA kewajiban Sebagai TETANGGA dan SEBAGAI kewajiban MUSLIM terhadap saudaranya, Bila Dia tetangga , dia Muslim dan Dia KERABAT maka ada TIGA kewajiban, maka PELIHARALAH kewajiban itu.  Tetangga DEKAT dialah yang merasakan dan melihat keadaan kita, maka HAK nya LEBIH BESAR dari yang jauh, jangan sekali menginginkan mendapat BALASAN darinya kelak, sebab tidak diterima amal  KECUALI DENGAN IKHLAS. bahkan do’a kanlah. Setiap kita memiliki TETANGGA Miskin yang tidak MAKAN malam itu seluruh ibadah kita DITOLAK Allah swt, semoga kita TERPELIHARA oleh allah swt ..... salam.

3 kunci belajar AL Quran

WASIAT MBAH ARWANI
Kuncine Ngaji Al Qur'an iku ono Telu :
1. Ojo nyawang sopo Gurune
2. Ora usah isin karo umur
3. Suwe waktune

Ora gelem ngaji Al Qur'an mergo pangkat/kedudukan gurune luwih rendah ?

Gusti Kanjeng Nabi Muhammad Saw iku Muride malaikat Jibril as ing babakan Wacan Al Qur'an.
Beliau Saw ora isin ngaji Al Qur'an (musyafahah) marang malaikat Jibril as senajan secara pangkat derajat/kedudukan malaikat Jibril as iku luwih rendah.
(Tidak boleh ada lagi alasan tidak mau mengaji al Qur'an karena kedudukan guru lebih rendah. Nabi Muhammad saw saja tidak malu mengaji alquran kepada malaikat jibril walaupun derajat Rasululloh jauh diatas malaikat Jibril)


Males ngaji Al Qur'an mergo umur wis Tua ?

Gusti kanjeng Nabi Muhammad Saw iku mulai ngaji Al Qur'an marang malaikat Jibril as umur 40 Tahun.
(Tidak boleh ada lagi alasan tidak mau mengaji Al Qur'an karena umur sudah tua. Nabi Muhammad saja mulai belajar al Qur'an kepada malaikatJibril pada umur 40 th)


Isin Ngaji Al Qur'an mergo suwe waktune ?

Kanjeng Nabi Saw ora pernah ngrasa Isin (minder) ngaji Al Qur'an marang malaikat Jibril as awit beliau Saw umur 40 tahun tekane 63 tahun (wafat)
(Tidak boleh ada lagi alasan tidak mau mengaji al Qur'an karena waktunya lama. Nabi Muhammad saja menerima wahyu al Qur'an 23 th lamanya)

Rosul menangis saat jibril ungkap penghuni neraka yg ke-7

Kala itu Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang tak biasa. Namun, Jibril terlihat berbeda. Raut wajah yang tak biasa.

Maka Rasulullah SAW bertanya:

"Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Lalu Rasullulah Saw bersabda:


"Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam".

Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahanam, maka dinyalakan selama 1000 tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan 1000 tahun sehingga putih, kemudian 1000 tahun sehingga hitam, lalu menjadi hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya.

Demi Allah, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar semua penduduk dunia karena panasnya. Demi Allah, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan basinya.

Demi Allah, andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut dalam Al-Quran itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke 7.

Demi Allah, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur karena sangat panasnya. Jahannam itu sangat dalam, perhiasannya besi dan minumannya air panas bercampur nanah, dan pakaiannya adalah potongan-potongan api.

Api neraka itu ada 7 pintu, jarak antar pintu sejauh 70 tahun, dan tiap pintu panasnya 70 kali dari pintu yg lain".

Dikatakan dalam Hadist Qudsi:

"Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahariKu. Tahukah kamu bahwa neraka jahanamKu itu: mempunyai 7 tingkat.

Setiap tingkat mempunyai 70.000 daerah. Setiap daerah mempunyai 70.000 kampung. Setiap kampung mempunyai 70.000 rumah. Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik. Setiap bilik mempunyai 70.000 kotak. Setiap kotak mempunyai 70.000 batang pokok zaqqum.

Di bawah setiap pokok zaqqum mempunyai 70.000 ekor ular. Di dalam mulut setiap ular yang panjangnya 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat. Dan di bawah setiap pokok zaqqum terdapat 70.000 rantai. Setiap rantai diseret oleh 70.000 malaikat".

"Api yang ada sekarang ini, yang digunakan bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam" (HR. Bukhari-Muslim). "Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka akan mendengar kegeraman dan suara nyalanya". (QS. Al-Furqan: 11).

"Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya, mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah lantaran marah". (QS. Al-Mulk: 7).

Air di jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak), anginnya adalah samum (angin yang amat panas), sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang sangat panas) (QS. Al-Waqi'ah: 41-44).

Rasulullah Saw meminta Jibril untuk menjelaskan satu per satu mengenai pintu-pintu neraka tersebut.

"Pintu pertama dinamakan Hawiyah (arti harfiahnya: jurang), yang diperuntukkan bagi kaum munafik dan kafir. Pintu ke 2 dinamakan Jahim, yang diperuntukkan bagi kaum musyrikin; Pintu ke 3 dinamakan Saqar, yang diperuntukkan bagi kaum shobiin atau penyembah api; Pintu ke 4 dinamakan Ladha, diperuntukkan bagi iblis dan para pengikutnya; Pintu ke 5 dinamakan Huthomah (artinya: menghancurkan hingga berkeping-keping), diperuntukkan bagi kaum Yahudi; Pintu ke 6 dinamakan Sa'ir (arti harfiahnya: api yang menyala-nyala), diperuntukkan bagi kaum kafir.

Rasulullah bertanya: "Bagaimana dengan pintu ke 7?"

Sejenak malaikat Jibril seperti ragu untuk menyampaikan siapa yang akan menghuni pintu ketujuh. Akan tetapi Rasulullah Saw mendesaknya sehingga akhirnya Malaikat Jibril mengatakan, "Pintu ke 7 diperuntukkan bagi umatmu yang berdosa besar dan meninggal sebelum mereka mengucapkan kata taubat

Mendengar penjelasan yang mengagetkan itu, Rasulullah Saw pun langsung pingsan, Jibril lalu meletakkan kepala Rasulullah Saw di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar beliau bersabda: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauan dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari umat ku yang akan masuk ke dalam neraka?" Jawabnya: "Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari umatmu."

Nabi Muhammad SAW lalu menangis, Jibril pun ikut menangis. Kemudian Nabi langsung masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang. Setelah kejadian itu, beliau tidak berbicara
 dengan siapapun selama beberapa hari, dan ketika sholat beliau pun menangis dengan tangisan yang sangat memilukan.
Semoga bermanfaat.Barakallahu fikum. (Share dari Abdillah Onim, Gaza )

Pak haji istrinya 4 awas jangan salah ya

Pak Haji mengawinkan ke-4 anaknya, yaitu Anita, Minah, Mira dan Mumun.
Mereka semua berbulan madu ke Bali ..

Sebelum mereka pergi, pak Haji bilang :

"Nak, ntar pada kirim kabar ya ke Bapak tentang kualitas suami2 kalian masing2.                          
Pake sms aja, biar ngak jorok & pake motto iklan aja yaa ...  !

Hari ke - 1 dibulan madu.
Si Anita kirim sms ke Pak Haji, sms-nya cukup singkat : "KFC"
dan Pak Haji langsung mencari iklan KFC di gerai KFC terdekat & terbacalah :

"NIKMATNYA SAMPAI KE TULANG".

Pak Haji pun ter-senyum2 ...😊

Hari ke - 2 bulan madu.
Giliran si Mira  yg kirim sms & sms nya juga cukup singkat :

"STANDARD CHARTERED".

Pak Haji pun langsung mencari iklan Standard Chartered di koran dan terbacalah tulisan :

"BESAR, KUAT & BERSAHABAT".

Pak Haji pun langsung tersenyum lebar.

Hari ke-3.
Giliran si Mumun yg kirim sms & isi nya juga cukup singkat :

"NESCAFE".

Pak Haji pun langsung mencari iklan NESCAFE di koran dan terbaca motto Nescafe :

"NIKMATNYA SAMPAI TETES TERAKHIR".

Pak Haji pun kembali tersenyum ceria.

Memasuki hari ke - 4, 5, 6 & 7 Pak Haji risau karena si Minah tak ada kabarnya.

Waduuuhhh ... ada apa gerangan dengan si Minah ya ! jangan2 dia dibikin kecewa sama laki nya ...?!?

Akhirnya pada hari ke - 8 barulah masuk sms dari Minah yg isinya juga cukup singkat :

"AIR ASIA".

Pak Haji sangat penasaran, karena yg dia tahu AIR ASIA itu armada penerbangan terbesar di Asia Tenggara.

Langsung Pak Haji cari koran, terbaca-lah motto AIR ASIA :

"7 KALI SEMINGGU - 3 KALI SEHARI - 5 JAM NON-STOP".

Pak Haji pun tertawa sambil bergumam : pantesan dia gak sempat sms an, rupanya tiap hari jadwal si Minah  padat sekali ... RUAR BIAAASSSAAAAA !

Hahahaha=)).. srupuut *teh poci....

Kerja itu ibadah mas

Copas dari. ✒  Ippho "right" Santosa, motivator Indonesia :

 🌴 Kerja itu ibadah ...

Ketika diundang in-seminar di perusahaan-perusahaan, inilah salah satu poin yang saya bahas. Kerja adalah ibadah. Kerja itu ibadah jika kita niatkan untuk ibadah, nafkah, sedekah dan bayar tagihan. Setuju ya..?

Dan ternyata, tidak semua kerja bernilai ibadah. Bukan mustahil, seseorang sibuk-sibuk bekerja, namun ternyata nilai ibadahnya sudah memuai dan menguap semua. Kok bisa?

Contohnya saja:

-       Ia curi-curi waktu di kantor. Atau, badannya di kantor, tapi hati dan pikirannya di luar kantor

-       Ia menjelek-jelekkan atasan dan rekan sekantor. Bahkan sering bergunjing tentang kantor.

-       Ia tidak peduli dengan masalah-masalah kantor yang tidak berhubungan langsung dengan dirinya. Dengan alasan beda divisi dan beda KPI, ia enggan menolong rekan sekantor.

-       Ia mementingkan office politic daripada office performance. Ia menjalankan ‘politik kotor’ di kantor.

-       Tidak jarang ia membenarkan dirinya sendiri, menyalah-nyalahkan keadaan, bahkan oprotunis dari setiap keadaan di kantor.

-       Masuknya nyuap, datangnya telat, pulangnya cepat, ngeluhnya tiap saat, kerjanya nyendat-nyendat, dan malasnya berlipat-lipat. Hm, masih ngaku kerja itu ibadah? Hehehe, kalau Anda tidak melakukannya, yah Anda tidak perlu tersinggung.

Ingatlah, kerja hanya akan bernilai ibadah jika kita iringi dengan niat yang benar, sikap yang benar, dan cara yang benar. Bukan sekadar kerja. Demikian pula teman-teman yang masih belajar atau yang sudah berbisnis. Hendaknya semua kesibukan kita terhitung ibadah.

(Ada baiknya tulisan ini disebarkan untuk tim dan para karyawan di kantor Anda)

Apakah anda orang baik ?

🌍 BimbinganIslam.com
Selasa, 28 Muharram 1437 H / 10 November 2015 M
📝 Materi Tematik
👤 Ustadz Nuzul Zikri, Lc
🔊 Ceramah Singkat | Apakah Anda Orang Baik ?
⬇️ Download Audio:
https://drive.google.com/file/d/0B1e0BM9z9hzYcDdpT1FJc1FCUDg/view?usp=docslist_api

Sumber:
http://yufid.tv/ceramah-singkat-apakah-anda-orang-baik-ustadz-muhammad-nuzul-zikri-lc/
➖➖➖➖➖➖➖

APAKAH ANDA ORANG BAIK ?


السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول لله و بعد

Saudaraku yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla,

Apakah Anda orang baik?

Dan apakah kita ingin menjadi orang yang baik?

Ini adalah sebuah harapan semua orang, terlepas seperti apa pengalamannya, latar belakangnya & kehidupannya.

Semua orang ingin mendapatkan titel & predikat baik.


Oleh karena itu, jangan meng-klaim diri kita baik sebelum kita mendengar sebuah hadits Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam At Tirmidzi, Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam menjelaskan salah satu tolok ukur orang agar dikatakan sebagai orang yang baik.

Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam menjelaskan dalam sabda singkatnya:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik dengan istri dan keluarga dan aku adalah orang yang paling baik dengan istriku.”


Saudaraku yang dirahmati Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
Hadits ini menarik dan hadits ini menjadi bahan evaluasi kita.

Sudahkah kita menjadi orang yang baik?

Bukan klaim yang kita ucapkan dengan lisan kita, namun ini adalah titel yang diberikan oleh Nabi kita shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Apa standar Beliau?

Diantara standar Beliau adalah apa yang disebutkan di dalam hadits di atas.

Sebuah hadits yang terkesan sederhana namun tidak.

Hadits ini sarat akan makna, karena ini salah satu tolok ukur kebaikan seseorang.

Mengapa Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam menjadikan sikap seorang suami terhadap istri sebagai tolok ukur kebaikan?

Mengapa "istri" yang diangkat dalam hadits ini?


Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam tidak mengatakan:

"Yang paling baik dengan atasannya."

"Yang paling baik dengan bosnya."

"Yang paling baik dengan ustadznya."

"Yang paling baik dengan mertuanya."

(Akan tetapi) Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam mengatakan, "Yang paling baik dengan istrinya."

Ini sebuah tanda tanya besar yang harus kita jawab, yang harus dijawab oleh orang yang ingin mendapatkan gelar "BAIK" oleh Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Dan pertanyaan di atas telah dijawab oleh para ulama kita, diantaranya Syaikh Abdul Malik Ar Ramadhāni.

Beliau menjelaskan (dalam kitab Al Mau’izhah Al Hasanah fi Al Akhlāq Al Hasanah hal. 77-79):

Ada dua rahasia mengapa sikap terhadap istri yang dijadikan tolok ukur:


■ Pertama | Karena istri adalah sosok yang tinggal bersama kita dalam satu atap.

Bahkan bukan dalam satu atap, (tetapi) dalam satu kamar.

Bahkan bukan hanya dalam satu kamar, (tetapi) satu tempat tidur/ranjang.

Dan kita tidak mungkin bersandiwara dengan orang yang hidup dan tinggal bersama kita dengan cara seperti itu.


Seseorang bisa bersandiwara di hadapan orang luar rumahnya, tapi tidak dengan orang rumahnya.

Di hadapan orang-orang rumah dia akan memperlihatkan dirinya sebenarnya.

Dia akan menampakkan kelebihan atau kekurangannya.

Semuanya akan dia perlihatkan di hadapan istrinya tersebut.

Karena kehidupan di dalam rumah bukan panggung sandiwara dan bukan lokasi shooting.

Aktor sehebat apapun itu, tidak bisa memperlihatkan akting sebagai orang baik di dalam rumahnya sendiri.

Di dalam rumahlah kita akan memperlihatkan seluruh sisi di dalam diri kita.


✓Ketika seseorang itu emosional, (maka) dia akan emosi di dalam rumahnya.

✓Ketika seseorang itu kasar, (maka) dia akan bentak dan dia akan maki istrinya.

✓Ketika seseorang itu ringan tangan, (maka) dia akan melakukan KDRT kepada pasangannya.

Seseorang tidak bisa berakting di hadapan istri yang senantiasa menemaninya, yang tinggal satu atap dengannya dan tinggal satu kamar dengannya.

Seluruh rahasianya akan dilihat oleh mata kepala istrinya, bahkan mendengkur kitapun istri kita tahu.

Dan pakaian apapun kita perlihatkan di dalam rumah di hadapan istri kita.


Seseorang mungkin tidak akan berani memakai kaos kutang di hadapan bosnya, tetapi memakai kaos kutang dihadapan istri?

Saya rasa hampir semua suami melakukannya.

Kalau pakaian saja demikian, begitu juga dengan sikap, karakter dan emosi.

Seseorang tidak bisa bersandiwara dan menutupi kelemahan menutupi keburukannya di hadapan istrinya.

Maka apabila dia baik dengan istri maka in syā Allāh dia orang baik


■ Kedua | Karena secara umum istri itu lebih lemah dari pada suami; secara fisik, secara kedudukan.

Allāh berfirman:

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ

"Laki-laki itu pemimpin bagi para wanita/istri."

(QS An Nisā: 34)

Pembagian tugas yang sangat sempurna dari Allāh Subhānahu wa Ta'āla, bukan merendahkan salah satu pihak.

Para istri secara umum lebih lemah dari suami.

Dan kita tidak bisa jaga image (bersandiwara) dengan orang yang lebih lemah dari pada kita.

Kita mungkin bisa menebar senyum atau tebar pesona di hadapan manajer kita atau komisaris kita, tapi kita akan tampil apa adanya di hadapan bawahan kita.

Oleh karena itu sebagian orang mengatakan:

"Jika kita menilai apakah orang tersebut baik atau tidak, lihat bagaimana ia berinteraksi dengan bawahannya."

⇒ Bagaimana dia menyikapi pembantunya.
⇒ Bagaimana berbicara dengan supirnya; kasar atau tidak, suka bentak atau tidak.

Karena seseorang akan menampilkan gaya bahasa apa adanya di hadapan orang-orang yang berada di bawahnya.

Ini yg perlu kita camkan.


Dan ini yang menjadikan Nabi kita shallallāhu 'alayhi wa sallam menjadikan sikap seorang suami terhadap istrinya sebagai salah satu tolok ukur kebaikan.

Para suami, marilah kita menjaga sikap kepada istri kita, takutlah kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا

"Nasehati dan bersikaplah baik terhadap istri-istri kalian."

(HR Al Bukhari III/1212 no 3153 dan V/1987 no 4890 dari hadits Abū Hurairah)


Mungkin kita bisa mengasari mereka di dunia yang fana ini, tapi ingat adzab Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Dan ingat sehebat apapun qiyamulail dan puasa Nabi Daud kita, sebanyak apapun dzikir kita, kalau standar yang satu ini tidak kita penuhi maka kita belum bisa dikatakan orang baik.


Dua alasan itu membuka mata kita dan inilah yang dimiliki oleh Nabi kita shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Oleh karena itu 'Āisyah radhiyallāhu Ta'āla 'anhā pernah ditanya dalam hadits yg diriwayatkan oleh Imām Bukhāri dalam Ādabul Mufrād (tentang) bagaimana akhlaq Nabi kita shallallāhu 'alayhi wa sallam, beliau mengatakan :

كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ

“Akhlaq Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam adalah Al Qurān."


Mungkin hadits ini sederhana dan pernah kita mendengar, namun tidak demikian bagi orang yang memahami.

Ini adalah pujian dari seorang istri, seorang istri memuji suaminya.

"Akhlaq suamiku (Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam) adalah Al Qurān."

⇒ Beliau shallallāhu 'alayhi wa sallam adalah Al Qurān berjalan.

Sudahkah istri kita memberikan komentar positif tentang kita?

Sudahkah istri kita memuji kita di hadapan teman-temannya?

Sudahkah istri kita memuji kita di hadapan ibunya atau sahabat teman curhatnya?

Kalau istri kita sudah memuji kebaikan kita, kedermawanan kita, kelembutan kita, maka in syā Allāh kita orang yang baik.


Lalu Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam pernah dipuji pembantunya Anas bin Mālik, beliau mengatakan:

"Aku pernah melayani Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam selama 10 tahun dan Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam tidak pernah mengatakan 'ah' sama sekali.

Dan Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam tidak pernah mengatakan, 'Kenapa engkau melakukan ini? Harusnya itu begini'. "

(HR Muslim)

Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam tidak pernah mengucapkan kata-kata itu di hadapan pembantunya yang melayani dia selama 10 tahun.

Coba kita tinjau diri kita, apakah kita sudah bisa melakukan demikian?

Kita punya pembantu 10 tahun lalu kita tidak pernah mengatakan "ah", kita tidak pernah mengkomplain, kita tidak pernah menghardik dan mencaci?

Kalau dia salah, (maka) kita luruskan dengan baik.

Inilah alasannya.


Maka sekali lagi,

⑴ Istri kita lebih lemah dari kita.
⑵ Istri kita hidup bersama satu atap dengan kita.

Sehingga kita tidak bisa bersandiwara, maka:

✓Jagalah sikap kita dengannya.

✓Perbaiki tutur kata di hadapannya.

✓Dengarkan curahan-curahan hatinya.

✓Jadi teman yang baik dengan istri kita, bukan hanya sekedar memuaskan nafsu syahwat kita.

✓Santunlah di hadapannya.

Karena dia adalah ibu dari anak-anak kita dan teman hidup kita.

Dan utama nya Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam mengatakan:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik dengan istri dan aku adalah orang yang paling baik (di hadapan) istriku."

Ini saja yang bisa disampaikan


سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
______________________________
📦 Donasi Pengembangan Dakwah Group Bimbingan Islam
| Bank Mandiri Syariah
| No. Rek : 7103000507
| A.N : YPWA Bimbingan Islam
| Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004

📝 Saran atau Kritik silahkan sampaikan kepada kami melalui link berikut:
🌐 http://www.bimbinganislam.com/kritikdansaran

Apa yang anda pikirkan

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَته:-


»BANGUN TIDUR BERPIKIR APA?«

Saudaraku, apa yg anda pikirkan pagi ini?

Rɑsulullɑh shɑllɑllɑhu ‘ɑlɑihi wɑ sɑllɑm bersabda :‎
“ Barangsiapa yg bangun di pagi hari namun hanya dunia yg dipikirkannya, sehingga seolah² dia tak melihat hak Allah dalam dirinya maka Allah akan menanamkan 4 penyakit dalam dirinya :

• kebingungan yg tiada putusnya
• kesibukan yg tak ada ujungnya
• kebutuhan yg tak terpenuhi &
• keinginan yg tak tercapai”. ( HR. Ath Thabrani).

Maka mulailah pagi harimu dg menjaga hak Allah pd dirimu & bersyukur karena Dia masih memberi umur & kesempatan utk hidup, dg demikian Allah akan menjaga duniamu.

Apa yg perlu dikhawatirkan jika anda telah mendapatkan yg lebih baik dr dunia & seisinya?
Nabi shɑllɑllɑhu ‘ɑlɑihi wɑ sɑllɑm bersabda :
“Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia & seluruh isinya.”(HR. Muslim725).

Apa yg anda takutkan jika Allah yg Maha memiliki alam semesta ini telah menjamin hari mu?
“Barangsiapa yg shalat subuh maka dia berada dlm jaminan Allah...” (HR. Muslim no. 163).

Dan apa yg perlu diresahkan jika dg dzikir pagimu, Allah akan mengangkat derajatmu?
“Maukah kamu aku tunjukkan  perbuatanmu yg terbaik, paling suci di sisi Raja-mu (Allah) & paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dr infak emas atau perak, ...”  Beliau bersabda: “Dzikir kpd Allah Yang Maha tinggi.” (HR. At-Tirmidzi no. 3377)

Dg berdzikir maka  pagi mu akan menjadi lebih indah & berseri.
“…Ingatlah, hanya dg mengingat Allah-lah hati menjadi tenang.”  (QS. Ar-Ra’d: 28).

Lalu tutup pagimu dg sholat dhuha, bersedekah utk 360 persendianmu, maka Allah akan mencukupimu hingga sore hari :
“Allah Ta’ala berfirman:
Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan 4 raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad (5/286),

Betapa tenang & damainya pagi hari jika kita mulai dg memelihara hak Allah.‎

Selamat membaca, selamat bersyukur selamat menjemput rahmat & karunia-Nya.

Masih merasa sombongkah kamu

🌍 BimbinganIslam.com
Sabtu, 18 Muharram 1437 H / 31 Oktober 2015 M
📝 Materi Tematik
👤 Ustadz 'Abdullāh Zaen, MA
🔊 Ceramah Agama | Sombongkah Kita?

Sumber:
https://m.youtube.com/watch?v=S8U711f7XOY

⬇ Download Audio:
https://drive.google.com/file/d/0B1e0BM9z9hzYSC10bkw2ZmZadDQ/view?usp=docslist_api
➖➖➖➖➖➖➖

SOMBONGKAH KITA?


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الحمد لله وحده والصلاة والسلام على من لانبي بعده أم بعد


Sombongkah kita?

Itulah materi tausiyah pada kesempatan yang berbahagia kali ini.

Sombong adalah merupakan salah satu...

✓ Penyakit yang sangat berbahaya.
✓ Sifat yang begitu tercela.
✓ Karakter yang sangat dibenci oleh Allāh dan Rasul-Nya shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Pun demikian, banyak diantara kaum Muslimin yang masih terjangkiti dengan penyakit kronis tersebut.

Bahkan mungkin kitapun juga masih memiliki penyakit itu.

Semoga tausiyah singkat pada kesempatan kali ini bisa menyadarkan kita tentang bahaya penyakit sombong.

Banyak ayat dan hadits Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam yang menjelaskan bahaya dari penyakit sombong.

Diantaranya sabda Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imām Muslim.

Kata Beliau shallallāhu 'alayhi wa sallam:

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ

“Tidak akan masuk surga orang yang ada di dalam hatinya sifat sombong walaupun hanya sebesar debu.”

Mā syā Allāh !

"Wah, kalau begitu bagaimana kita masuk surganya?"

Ya, itulah ancaman yang sangat berat buat mereka yang suka sombong .

"Terus, sombong itu apa?"

Kata Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam melanjutkan hadits tadi:

الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

"Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain."

⑴ MENOLAK KEBENARAN

Banyak diantara orang-orang yang beragama, manakala dia salah kemudian dijelaskan kepadanya dalil dari Al Qurān, dari sunnah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam, dari keterangan para ulama Islam..

Mereka menolak mentah-mentah keterangan tersebut dan merasa bahwasanya dirinya adalah sudah benar.

"Kalian adalah anak kecil, anak kemarin sore yang tidak tahu apa-apa."

Orang-orang seperti ini dikhawatirkan terjangkiti penyakit sombong.

Kenapa?

Karena dia telah menolak kebenaran.

Kemudian yang lainnya, diantara bentuk sombong adalah:

⑵ MEREMEHKAN MANUSIA (GHAMTHUN NĀS)

Dia menganggap orang lain dengan pandangan yang rendah.

Entahlah karena dia lebih miskin, lebih bodoh, tubuhnya lebih kecil/kerempeng.

Ini semua adalah penyakit sombong.

Maka berhati-hatilah dari penyakit sombong!

Jangan sampai karena kita lebih pintar kemudian kita memandang orang lain yang mungkin IQ nya di bawah kita, kita pandang rendah .

Jangan sampai karena kekayaan kita, lalu kita melihat orang-orang yang miskin kemudian kita pandang mereka sebelah mata.

Jangan sampai karena kedudukan kita yang tinggi, melihat orang yang rakyat jelata, kita pandang mereka remeh.

Jangan !

Kenapa?

Karena kita tidak pantas untuk sombong .

Mengapa tidak pantas?

Karena kita adalah manusia yang lemah.

Kata Allāh Subhānahu wa Ta'āla dalam Al Qurān:

ْوَخُلِقَ الْإِنسَانُ ضَعِيفًا

"Dan manusia itu diciptakan sebagai makhluq yang lemah."

(QS An Nisā : 28)

Manusia adalah mahluk yang lemah dari segala sisinya;

✓ Ilmunya sedikit
✓ Harta, ilmu dan kekuatan tubuhnya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan yang dimiliki oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Terus apa yang akan dibanggakan?

Kenapa kita sombong?

Tidak ada satupun hal yang bisa dijadikan sebagai alasan untuk membenarkan sifat sombong.

Lalu, bagaimana seandainya kita sudah terjangkiti penyakit sombong?

Bagaimana cara untuk mengikisnya?

Caranya adalah...

⑴ BERDO'A KEPADA ALLĀH SUBHĀNAHU WA TA'ĀLA

Mohonlah kepada Allāh agar kita dihindarkan dari penyakit sombong.

Makanya diantara do'a yang biasa dilantunkan oleh Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam adalah do'a permohonan perlindungan kepada Allāh dari sifat sombong:

اَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُبِكَ مِنَ الْكِبْرِ

"Ya Allāh, aku mohon perlindungan kepada-Mu dari sifat sombong."

Jadi kita perlu meminta tolong kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla karena tidak mungkin dengan kelemahan yang kita miliki kita bisa melepaskan dari sifat sombong.

Apalagi setan berusaha untuk menjerumuskan kita ke dalam sifat yang sangat tercela itu.

⑵ BANYAK MERENUNG DENGAN KEKURANGAN YANG KITA MILIKI

Kalau kita sombong karena ilmu kita, seberapa ilmu kita dibandingkan ilmu Allāh Subhānahu wa Ta'āla?

Kalau kita sombong karena harta kita, seberapa harta yang kita miliki?

Banyak pula harta itu adalah harta warisan dari orang tua kita, karena orang tua kita kaya maka akhirnya kita kaya.

Kalaupun itu hasil kerja kita, itupun tidak lepas dari bantuan Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kalau Allāh tidak membantu tidak mungkin kita akan mendapatkan kekayaan.

Kalau kita sombong, karena apalagi?

Karena tubuh yang kuat? Seberapa sih kuatnya tubuh kita?

Paling digigit nyamuk bisa mati, nyamuk pembawa penyakit yang sangat berbahaya.

Renungilah kita sombong karena apa?

⑶ BERTEMANLAH DENGAN ORANG-ORANG YANG MEMILIKI SIFAT RENDAH HATI

Karena apa?

Karena in syā Allāh, manakala kita berteman dengan orang yang rendah hati, maka kita akan tertular dengan sifat yang positif tersebut.

Tapi kebalikannya, manakala kita sering bergaul dengan orang-orang yang sombong, maka mau tidak mau kitapun akan "kecipratan", ketularan sedikit atau banyak dari sifat sombong yang ia miliki.

Makanya ulama mengatakan:

سُوُء الْخُلُقِ يُعْدِي

"Akhlak yang buruk akan menular."

⇒ Menular seperti penyakit menular.

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta'āla berkenan untuk menghindarkan kita dari sifat sombong dan mengkaruniakan kepada kita sifat rendah hati.

Terima kasih atas perhatiannya.

Mohon maaf atas kekurangannya.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

______________________________
📦 Donasi Pengembangan Dakwah Group Bimbingan Islam
| Bank Mandiri Syariah
| No. Rek : 7103000507
| A.N : YPWA Bimbingan Islam
| Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004

📝 Saran atau Kritik silahkan sampaikan kepada kami melalui link berikut:
🌐 http://www.bimbinganislam.com/kritikdansaran

Tentang teror di perancis kamu harus baca

HANYA PARIS YANG BISA MEMBUAT MENANGIS

Atas nama kemanusiaan, kita terhentak ketika lebih dari 150 orang roboh meregang nyawa di Paris, Prancis Jumat malam (13/11). Tujuh titik di kota mode itu dikoyak oleh serangan mematikan. Tak terkecuali titik di mana Presiden Prancis, Francois Hollande sedang menikmati pertandingan bola, stadion Stade de France.

Atas nama kemanusiaan pula, Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan tegas menyatakan Rusia sangat mengecam pembunuhan tak berperikemanusiaan ini dan siap memberikan semua bantuan untuk menginvestigasinya. Ucapan “bijak” seperti itu dengan mudah keluar dari mulut Putin, semudah ribuan roket meluncur dan menyasar penduduk sipil di Suriah.

Peragaan sok bijak juga dilakukan oleh NATO dan Amerika Serikat. Untuk insiden Paris, sejuta karangan bunga mereka kirimkan, berlapis janji dan kecaman. Sementara, di Suriah mesin perang mereka terus menyalak, mencabut nyawa-nyawa sipil atas nama perang melawan terorisme. Padahal, justru rakyat Suriah itu adalah korban terorisme hasil persekongkolan Basar Asad dengan negara-negara pendukungnya.

Seolah tak ingin dianggap lambat tanggap seperti dalam musibah asap beberapa hari lalu, Presiden Jokowi pun dengan sigap dan cekatan turut menyatakan duka. Jokowi juga menjamin tak ada sejengkal tanah pun di Indonesia bagi tindak terorisme seperti yang terjadi di Paris. Singkat kata, seluruh dunia kompak menangis untuk Paris.

Rasa kemanusiaan memang tercabik seketika demi mendengar ratusan nyawa meregang nyawa dengan cara horor. Sayangnya, dalih kemanusiaan telah menjadi topeng untuk menutupi sikap buas dan haus darah di tempat lain, bahkan diperankan oleh mereka yang mengaku berduka.

Kemanusiaan itu juga dijadikan tabir yang menutupi sikap masa bodoh, acuh tak acuh, dan tak peduli kepada kejadian horor serupa—bahkan lebih dahsyat—yang terjadi tidak hanya seketika itu saja. Tengoklah Palestina dan Suriah. Angka 150 itu menjadi langganan pekanan untuk menghitung jumlah korban nyawa atas tindakan brutal dan haus darah yang terjadi di Palestina.

Berduka itu boleh, tapi mari tetap pakai akal sehat. Apa yang dikatakan para pemimpin dunia terhormat itu ketika tentara Israel dengan mudah mengobral rentetan peluru kepada beberapa Muslimah Palestina? Adakah secuil komentar duka ketika jet-jet tempur Rusia, tentara Bashar Asad dan milisi Syiah Iran dan Hizbullah dengan sadis mencabut nyawa penduduk sipil Suriah?

Akal sehat itu mestinya membuat para pemimpin dunia itu mudah mengutuk tragedi kemanusiaan di Suriah dan Palestina, semudah mereka mengecam serangan Paris. Tinggal membubuhkan kata Suriah dan Palestina di belakang nama Paris. Namun entah mengapa lidah mereka kelu untuk mengucapkannya.

Terlepas dari siapa sesungguhnya pelaku Paris, motif serta pro-kontra fikih waqi’-nya, serangan Prancis ini membongkar tabir-tabir hipokrit berdalih kemanusiaan. Syaikh At-Thuraifi, seolah ulama Timur Tengah mengatakan, “Di antara tanda nifak adalah sikap bangga dan peduli terhadap permasalahan non-muslim dan berputus-asa (tidak peduli) terkait permasalahan kaum Muslimin.”  ********************************************     ♦Perancis dalam Lembaran Sejarah

🔸Perancis mengumpulkan 400 ulama' muslim dan memenggal kepala mereka dalam lembaran sejarah, di tengah penjajahan mereka atas Chad tahun 1917 M. ["Chad" tulisan Ahli Sejarah Mahmud Syakir hal.73]

🔸 Ketika Perancis memasuki kota Aghwat di Al Jazair tahun 1852 M, mereka membakar sepertiga penduduk kota itu dengan api dalam satu malam.

🔸 Perancis telah melakukan 17 uji coba nuklir di Al Jazair mulai dari tahun 1960 - 1966 M yang mengakibatkan jatuhnya korban dengan jumlah yang tidak terhingga sekitar 27 ribu sampai 100 ribu orang.

🔸 Ketika Perancis hengkang dari Al Jazair tahun 1962 M, mereka telah menanam sejumlah ranjau yang lebih banyak daripada jumlah semua penduduk Al Jazair pada waktu itu, yakni sebanyak 11 juta ranjau.

🔸 Perancis menjajah Al Jazair selama 132 tahun, mereka telah melenyapkan  1 juta muslim pada tujuh tahun pertama setelah kedatangan mereka dan telah melenyapkan 1,5 juta pada tujuh tahun terakhir sebelum mereka hengkang.

🔸Seorang Ahli Sejarah yang berdarah Perancis Jack Jourkey memperkirakan bahwa total orang yang dibunuh oleh Perancis di Al Jazair sejak kedatangannya tahun 1830 M sampai hengkangnya tahun 1962 M adalah 10 juta muslim.

🔸Perancis menjajah Tunisia selama 75 tahun, Al Jazair selama 136 tahun, Maroko selama 44 tahun, Mauritania selama 60 tahun dan menjajah Senegal ( yang 95% penduduknya adalah muslim ) selama 3 abad..!
[3:11 16/11/2015] Ust Gim Perangin Papua: 💣💭🌅


✅✅SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP PELEDAKAN DI PARIS - PRANCIS

Disarikan dari cermah asy-Syaikh 'Abdullah bin Shalfiq hafizhahullah
📆 Sabtu,  2 Shafar 1437 H / 14 Nov 2015 M

~~~~~~~

🌼 Islam adalah agama rahmat, agama yang teratur. Islam bukan agama kacau. Islam datang untuk menyebar keadilan dan rahmat di tengah umat manusia. Menyelamatkan manusia dari kegelapan kepada cahaya.

🌳 Terkait dengan peledakan di Prancis,  maka perlu dijelaskan :
1⃣ Peledakan tersebut merupakan Bunuh diri. Sesuai namanya,  itu adalah bunuh diri BUKAN jihad fi sabilillah. Pelakunya berhak mendapatkan adzab sebagaimana dijelaskan oleh para ulama.
❌ Aksi tersebut BUKAN bagian dari Islam sama sekali.
▶ Perbuatan mereka tidak mewakili Islam,  BAHKAN ISLAM BERLEPAS DIRI dari mereka, yang telah mencemarkan Islam dengan keyakinan bahwa mereka sedang berjihad.
2⃣ Merugikan Islam.
Islam tidak berkhianat dan tidak melanggar janji. Bahkan sentiasa menepati janji dan menjaga hubungan. Ini semua adalah adab-adab syari yang diserukan oleh Islam.
Islam mengajarkan untuk tidak melanggar perjanjian, walaupun dengan orang-orang kafir.
3⃣ Aksi tersebut tidak mendatangkan sesuatu kecuali kejelekan terhadap Islam.
Kaum muslimin di sana mendapat kerugian/bahaya, bahkan menyebabkan umat menjauh dari Islam.
👉🏻 Inilah yang dimaukan oleh para pelaku teror.
🇮🇷💥 Karena yang berada di belakang mereka — ISIS atau kelompok-kelompok 'jihad' lainnya — adalah misi internasional, yang terutama adalah IRAN dan SURIAH.
🔫🔥 Karena ISIS merupakan kader binaan dari Rafidhah Nusairiyyah. Dibuat untuk membunuh dan menyiksa Ahlus Sunnah.
⚠ Maka WAJIB atas kaum muslimin :
👉🏻 Waspada dan mengetahui kesesatan-kesesatan kelompok-kelompok tersebut,
🏷 Wajib pula mengetahui bahwa Islam berlepas diri dari ISIS, dan bahwa aksi-aksi ISIS tidak ada hubungannya dengan Islam.
💐 Islam adalah agama rahmah. Mengajak kepada kebaikan,  menyelamatkan manusia dan alam dari kegelapan kepada cahaya,  dari kerusakan kepada kebaikan. Agama yang agung,  agama kasih sayang.

🚧 Perbuatan mereka itu menunjukkan kerasnya hati mereka dan penyimpangan aqidah,  serta upaya yang besar untuk menyakiti Ahlus Sunnah.

📨 Sungguh Islam telah tersebar di Prancis,  dan banyak manusia yang mulai tertarik untuk masuk dalam Islam,  pria maupun wanita. Bahkan mulai ada kemauan terhadap Sunnah dan berpegang dengan manhaj Salaf.

👋🏻 Mungkin kaum Rafidhah tidak suka dengan itu semua, sehingga mereka berusaha untuk mencemarkan Islam dan membuat umat lari dari Islam dan Sunnah.
🚩 Bisa jadi pula,  di belakang itu terdapat makar Yahudi yang ingin menghadang perkembangan Islam di Eropa dan lainnya.

✅ NASEHAT KEPADA KAUM MUSLIMIN di Prancis
• Waspada dan berlepas diri dari aksi keji tersebut, dan hendaknya menjelaskan sikap mereka melalui media informasi bahwa kaum muslimin di Prancis berlepas diri dari aksi-aksi tersebut, dan itu semua tidak ada hubungannya dengan Islam sama sekali.
• Hendaknya Ahlus Sunnah waspada, pada diri mereka dan keluarganya, agar pada hari-hari ini jangan sampai terkena bahaya akibat perbuatan khawarij.
💣🔥🔫 Sungguh kejahatan Khawarij pertama kali diarahkan kepada kaum muslimin sendiri. Kekacauan dan pembunuhan yang terjadi di negeri-negeri muslimin. Khawarij sama sekali tidak mempedulikan perjanjian dan kesepakatan, tidak melihat anak-anak atau dewasa. Demikianlah mereka tumbuh untuk senang pada kekacauan. Mereka disokong oleh Rafidhah. Dalam rangka mencemarkan Ahlus Sunnah dan membuat orang tidak suka dengan Ahlus Sunnah.

🎒 Islam berlepas diri dari aksi-aksi keji tersebut.  Agama Allah adalah agama rahmat, Memerintahkan kepada keadilan. Islam datang untuk membebaskan umat manusia dari kegelapan kepada cahaya. Dari kesyirikan,  kekufuran,  dan ilhad kepada Islam,  sunnah, dan fitrah, serta Iman kepada Allah satu-satunya, demi kebahagian umat manusia.

•••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya

~~~~~~~~~~~~~~
#SAVE PERSATUAN AHLUSSUNNAH NKRI

Sumber : copas WA

Berfikir sebelum berucap

“Sesungguhnya ada seseorang di antara kalian mengucapkan satu perkataan yang diridhoi Alloh,
Padahal dia sendiri menganggapnya tidak penting,
akan tetapi, karena ucapannya itu Alloh meridhoi,
sampai hari di mana ia menghadap Alloh di hari kiamat.

Dan, ada seseorang di antara kalian mengucapkan suatu perkataan yang dibenci oleh Alloh,
Padahal dia sendiri menganggapnya tidak penting,
tetapi karena perkataannya itulah,
Alloh memurkainya,
sampai hari di mana ia menghadap Alloh pada hari kiamat.”
(HR. Tirmidzi)

Hadits ini mengingatkan kita untuk selalu sadar atas apa yang kita ucapkan,
karena setiap kata-kata yang terlontar dari lisan kita akan dipertanggungjawabkan di hadapan Alloh Swt.
Jangan sampai kita menganggap remeh celetukan-celetukan yang kerap kita lontarkan,
karena bisa jadi celetukan-celetukan yang kita anggap remeh,
itulah yang mengundang murka Alloh.

Maka dari itu...,
senantiasalah berpikir dulu sebelum berucap.
Dan pikirkanlah apa yang akan kita ucapkan.

Pastikan...!
bahwa yang kita ucapkan mengandung kebaikan dan kebenaran,
sekalipun berupa candaan...

Bacalah ini penting buat mu

ALLAH MEMANGGIL KITA HANYA 3 KALI SAJA SEUMUR HIDUP :

1. Panggilan pertama adalah Adzan.
Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelas terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar ketika kita sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah tetapi Allah masih fleksibel, Dia tidak 'cepat marah' akan sikap kita.
Kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena malas. Allah tidak marah seketika. Dia masih memberikan rahmat-Nya, masih memberikan kebahagiaan bagi umat-Nya, baik umat-Nya itu menjawab panggilan Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan membalas umat-Nya ketika hari Kiamat nanti.
Saya terpaku, mata saya berkaca-kaca. Terbayang saya masih melambatkan sholat karena meetinglah, mengajarlah dan lain-lain.

2. Panggilan yang kedua adalah Panggilan Umrah/Haji.
Panggilan ini bersifat halus. Allah memanggil hamba-hamba-Nya dengan panggilan yang halus dan sifatnya 'bergiliran'. Hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeda dengan hamba yang lain. Jalannya bermacam-macam. Yang tidak punya uang menjadi punya uang, yang tidak merencanakan, ternyata akan pergi, ada yang memang merencanakan dan terkabul.
Ketika kita mengambil niat Haji/Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan 'Labaik Allahuma Labaik/ Umrotan', sesungguhnya kita saat itu menjawab panggilan Allah yang ke dua. Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah kita jawab, meskipun panggilan itu halus sekali.
Mata saya semakin berkaca-kaca... Subhanallah...
Saya datang menjawab panggilan Allah lebih cepat dari yang saya rancangkan. Alhamdulillah...

3). Dan panggilan ke-3 adalah KEMATIAN.
Panggilan yang kita jawab dengan amal kita. Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda-tanda secara langsung dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal sholeh karena itu, manfaatkan waktumu sebaik-baiknya.                                                                                  
Jawablah 3 panggilan Allah dengan hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah. Insya Allah surga adalah balasannya.

Subhanallah, semoga  kita dan membagikan tausyah ini ditinggikan ilmunya, diangkat drajatnya , dibesarkan rezekinya, diharumkan namanya, disetiakan cintanya, dipanjangkan umurnya dalam kesuksesan dan keberkahan hidup. Aamiin YRA.....  

Tolak film syiah

TOLAK PEMUTARAN. FILM ADA SURGA DI RUMAHMU PRODUKSI SYIAH DI BIOSKOP BIOSKOP
-----------------
Genre: Drama,
Religi Duration: 106 minute
Distributor: Mizan Productions, Nava Productions
Producer: Putut Widjanarko, Avesina Soebli, Nadjmi Zen Director: Aditya Gumay Writer: Oka Aurora
 Cast: Husein Alatas, Zeezee Shahab, Nina Septiani, Elma Theana, Ustad Al Habsyi, Raihan Khan

Syiah bukan cuma meram-bah ke dunia pendidikan, kabinet, pemerintahan tapi juga kedunia film.
Film berjudul: Ada Surga Di RumahMu ini sekarang se-dang diputar serentak di bioskop 21 Jakarta adalah film yg diproduksi oleh Mizan.
Pemiliknya adalah pentolan syiah di bidang pendidikan yg juga dikenal sebagai pe-milik sekolah Lazuardi, yai-tu Haidar Bagir.

Mari larang keluarga, saha-bat, teman utk tidak menon-ton film ini. Dgn menonton film ini  berarti anda telah ikut andil menyuburkan pun-di2 Mizan dlm membesar-kan agama sesat syiah di Indonesia dan bkn hal yg mustahil jikalau uji coba perdana film ini mendptkn respon yg baik dari masya-rakat tentu Mizan sesat ini, akan segera  memproduksi film2 lainnya.
_________
Mengapa Syiah Wajib Ditolak?
Bagi yg belum paham syiah. Berikut adalah sedikit gam-baran siapa itu syiah.

Berasal dari manakah ajaran syiah: Iran.
Apa artinya Syiah:
Pengikut.
Syiah  hakikatnya lahir dari kebencian terhdp Islam. Agama syi'ah dibangun di atas pencelaan dan pengka-firan kpd istri2 Rasulullah, yaitu Aisyah dan Hafshah juga para sahabat2 teruta-ma Abubakar, Umar bin Khatab, Mu'awiyah bin Abu Sufyan, Utsman bin Affan, Abu Hurairah dllnya.

Mereka sangat mengutuk dan membenci Islam seper-ti bencinya yahudi kepada kaum muslimin, dendam ke-sumat itu telah ada sejak dahulu.

Siapa yg membuat Agama syiah?
Yahudi.

Syiah subur & besar di za-man pemerintahan Ali bin Abi Tholib ini bahkan berani menuhankannya serta ber-kamuflase dibalik cinta kpd ahlul bait Rasul.
Ajaran SESAT ini di prakar-sai oleh seorang Yahudi yg berpura2 masuk Islam ber-nama Abdullah bin Saba.

Apakah tujuannya? ⛔ Metode syiah utk merekrut seseorg utk menjadi peng-ikutnya ❎
-. Pertama akan ditanyakan apakah anda muslim...?
-. Jika anda muslim apakah anda mencintai Rasulullaah...?
-. Yg benar... apakah anda mencintai rasulullah...? Buktinya mana...?
-. Kalau anda mencintai ke-luarga Rasulullaah kok an-da diam aja ketika HAK RASULULLAAH DAN KE-LUARGANYA DIRAMPAS...?
MUSLIM APA ANDA INI...?!
Yg belum mengenal syiah tentu akan kelabakkan dgn kemasan seperti ini.
Inilah senjata awal yg dipa-kai...
Ketika sasaran yg dimak-sud mulai bimbang maka akan dihujani lagi dgn mani-pulasi sejarah Islam yg... Jujur aja...
Penuh dgn spirit kebencian atas terdholiminya Rasulullaah dan keluarga-nya oleh ummat Islam se-peninggal beliau.

Tanpa dasar pemahaman islam yg benar maka biasa-nya sasaran akan "terbakar"
Yah pastilah...
Siapa sih muslim yg gk ma-rah ketika Rasulullah dan keluarganya dikhianati...?

Itulah mengapa para peng-ikut aliran tersebut rata2 anak muda yg cerdas dibi-dang akademisi namun dangkal aqidah sehingga pondasinya tidak siap keti-ka berhadapan di wilayah ini.

Ketika sasaran telah masuk, maka metode selanjutnya adalah penggiringan bahwa ajaran islam yg kita pakai sekrg bukanlah murni ajar-an islam dari baginda Ra-sul. Ajaran islam yg kita pakai sekarang adalah dari para sahabat pengkhianat rasul yg oleh kaum syiah disebut dedengkotnya ada-lah sayidina Aisyah istri Rasulullaah dan para khula-faur rasyidin minus sayidi-na Ali.

Ketika sampai pada fase tsb, tentu akan sangat ma-nusiawi jika sasaran menja-di penasaran jika islam yg kita anut bukan sesuai ajar-an Rasulullah... lantas se-perti apakah ajaran Islam yg murni...?

Dan jawaban mereka ajaran islam yg murni hanya ada pada sayidina Ali bin Abi Thalib (kaum syiah tidak pernah menyebutnya sayi-dina tetapi imam).
Dan ajaran Islam yg murni itulah yg diteruskan hanya oleh para pengikut Ali.
Dari sinilah muncul nama syiah.
Syiah=Pengikut.

Ketika sasaran ingin tau lebih jauh maka diundang-lah dia pada acara kajian2 dan bedah ilmu sunni syiah.

Dari situ belum ada yg men-colok.
Cuci otak berlangsung per-lahan lahan.
Dan puncaknya adalah ba-iat.
Khusus untuk baiat ini, disi--nilah fase yg sakral. Disinilah fase dimana mata hati seseorg akan ditutup oleh Allah Tabaraka 'Watala
Org yg telah sampai pada fase bai'at ini hanya bisa di-sembuhkan  jika hidayah Allah SWT turun padanya.

Begitu dahsyatnya bai'at ini hingga seorg sadam husein pernah berkata, jika saja te-lunjuk saya sudah tertular Syiah, maka akan saya po-tong dan berikan buat ma-kan anjing.
Fase bai'at disini isinya ada-lah memohon laknat Allah SWT pada istri Rasulullah Aisyah dan para khulafaur rasyidin minus Ali.

Jika selesai proses ini ma-ka mudah dan enteng buat menggiring sasaran pada revolusi aqidah...
Seperti kawin Mut'ah, meng-akui wilayah 12 imam, ke-utamaan makan kotoran imam, pemahaman tauhid yang salah, menyelisihi sunnah sunnah nabi, dan berbagai aqidah menyim-pang lainnya.
Tentunya banyak yg telah paham akan hal itu krn se-ring dibagikan di posting yg lainnya.
Semoga bermanfaat...

Jangan sampe ada perang, makanya jangan sampe mrk jadi besar trus membu-nuhi muslim, mrk gak peduli orang tua atau bayi, kayak yg udh terjadi di Irak, Iran,  Yaman, Suriah.

Trus kenapa koq loncat ke Indonesia???
Krn disini mayoritas mus-lim, agama yg mrk benci.
Koq benci? katanya mrk Islam...?

Mrk bukan Islam krn mrk klaim bhw Tuhan mrk mengutus Ali bin Abi Thalib sebagai Rasul, bukan Nabi Muhammad SAW.

Mrk mengkafirkan A'isyah, Umar bin Khattab,  Abuba-kar As Shiddiq, mrk bilang Al Quran kurang lengkap...

Mrk bilang wanita boleh dinikahi 1 jam, 1 hari, 1 bln, terserah, walaupun wanita itu bersuami, dan nikah ha-nya perlu saksi tanpa ada wali...

Naudzubillahi min dzalik...
Bahaya bung..., krn baju mrk sama, pake jilbab, baju koko, peci, gamis, jenggot..., tapi aqidahnya bukan aqidah islam. Ayo selamatkan negri kita dr bahaya syi'ah

Rizki, Jodoh dan Ajal adalah MISTERI

Rizki, Jodoh dan Ajal adalah MISTERI
Mungkin kau tak tau, dimana rizkimu...
Tapi rizkimu tau dimana dirimu...
Dari lautan biru, bumi dan gunung...
Alloh SWT memerintahkannya menujumu...
Alloh SWT menjamin rizkimu, sejak 4 bulan 10 hari, saat kau dalam kandungan ibumu...
Amatlah keliru bila bertawakkal rizki, dimaknai dari hasil bekerja...
Karena bekerja adalah ibadah... sedang rizki itu urusan-Nya...
Melalaikan kebenaran demi mengkhawatirkan apa yang dijamin-Nya...
Adalah kekeliruan berganda...
Manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji...
Yang mungkin esok akan ditinggal mati...
Mereka lupa bahwa hakekat rizki bukan apa yang tertulis dalam angka...
Tapi apa yang telah dinikmatinya...
Rizki tak selalu terletak pada pekerjaan kita...
Alloh SWT menaruh sekehendak-Nya...
Diulang bolak balik 7x Shofa dan Marwah...
Tapi Zamzam, justru muncul dari kaki bayinya...
Ikhtiyar itu perbuatan...
Rizki itu kejutan...
Dan jangan lupa...
Tiap hakekat rizki akan ditanya...
"Darimana dan untuk apa"...
Karena Rizki adalah "Hak Pakai"...
Halalnya dihisab...
Haramnya diadzab...
Maka, jangan kau iri pada rizki orang lain...
Bila kau iri pada rizkinya, kau juga harus iri pada takdir matinya...
Karena Alloh SWT membagi rizki, jodoh dan usia ummatnya...
Tanpa bisa tertukar satu dan lainnya...
Jadi... Yakinlah semua adalah atas kehendak-Nya... Alloh SWT Maha Besar, Maha merencana...
Semoga bermanfaat...
Baarokalloohu fiikum

Jangan bandel nak

Guru : Siapa namamu, nak?

Murid : Ibu Guru boleh panggil saya ANGEL (malaikat),
kalo Mama di rumah panggil saya DIKA,
Papa panggil saya dengan panggilan sayangnya, DANI.

Guru : Wah, banyak sekali panggilan namamu, bagus-bagus lagi.
Pasti namamu panjang dan cantik.
Pandai sekali orang tuamu buat nama untukmu.

Murid : (Tersenyum malu)

Guru : Lalu nama lengkapmu siapa, nak?

Murid : ANGEL DIKANDANI, Bu..

Kisah Sahabat Sya’ban R.A

2015
Kisah Sahabat Sya’ban R.A
MUTIARA ISLAM oleh admin
KISAH SAHABAT SYA’BAN RA:
MENYESAL SAAT SAKARATUL MAUT

Bismillah..
Alkisah seorang sahabat bernama Sya’ban RA.
Ia adalah seorang sahabat yang tidak menonjol dibandingkan sahabat – sahabat yang lain.
Ada suatu kebiasaan unik dari beliau yaitu setiap masuk masjid sebelum sholat berjamaah dimulai dia selalu beritikaf di pojok depan masjid.

Dia mengambil posisi di pojok bukan karena supaya mudah senderan atau tidur, namun karena tidak mau mengganggu orang lain dan tak mau terganggu oleh orang lain dalam beribadah.

Kebiasaan ini sudah dipahami oleh sahabat bahkan oleh RasululLah Shallallahu `alaihi Wa Sallam, bahwa Sya’ban RA selalu berada di posisi tersebut termasuk saat sholat berjamaah.

Suatu pagi saat sholat subuh berjamaah akan dimulai RasululLah Shallallahu `alaihi Wa Sallam mendapati bahwa Sya’ban RA tidak berada di posisinya seperti biasa.
Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam pun bertanya kepada jemaah yang hadir apakah ada yang melihat Sya’ban RA.
Namun tak seorangpun jemaah yang melihat Sya’ban RA.
Sholat subuhpun ditunda sejenak untuk menunggu kehadiran Sya’ban RA. Namun yang ditunggu belum juga datang.
Khawatir sholat subuh kesiangan, Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam memutuskan untuk segera melaksanakan sholat subuh berjamaah.

Selesai sholat subuh, Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam bertanya apa ada yang mengetahui kabar dari Sya’ban RA.
Namun tak ada seorangpun yang menjawab .
Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam bertanya lagi apa ada yang mengetahui di mana rumah Sya’ban RA.
Kali ini seorang sahabat mengangkat tangan dan mengatakan bahwa dia mengetahui persis di mana rumah Sya’ban RA.
RasululLah Shallallahu `alaihi Wa Sallam yang khawatir terjadi sesuatu dengan Sya’ban RA meminta diantarkan ke rumah Sya’ban RA.

Perjalanan dengan jalan kaki cukup lama ditempuh oleh Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam dan rombongan sebelum sampai ke rumah yang dimaksud.
Rombongan Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam sampai ke sana saat waktu afdol untuk sholat dhuha
( kira-kira 3 jam perjalanan).
Sampai di depan rumah tersebut beliau Shallallahu `alaihi Wa Sallam mengucapkan salam.
Dan keluarlah seorang wanita sambil membalas salam tersebut. “

Benarkah ini rumah Sya’ban RA?” Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam bertanya.
“Ya benar, saya istrinya” jawab wanita tersebut. “
Bolehkah kami menemui Sya’ban RA, yang tadi tidak hadir saat sholat subuh di masjid?” .
Dengan berlinangan air mata istri Sya’ban RA menjawab:
“ Beliau telah meninggal tadi pagi”
InnaliLahi wainna ilaihirojiun…SubhanalLah ,
satu – satunya penyebab dia tidak solat subuh berjamaah adalah karena ajal sudah menjemputnya….

Beberapa saat kemudian istri Sya’ban bertanya kepada Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam
“ Ya Rasul ada sesuatu yang jadi tanda tanya bagi kami semua,
yaitu menjelang kematiannya dia berteriak tiga kali dengan masing – masing teriakan disertai satu kalimat.
Kami semua tidak paham apa maksudnya”.
“Apa saja kalimat yang diucapkannya?” tanya Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam .
Di masing – masing teriakannya dia berucapkalimat

“ Aduuuh kenapa tidak lebih jauh……”

“ Aduuuh kenapa tidak yang baru……. “

“ Aduuuh kenapa tidak semua……”

Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam pun melantukan ayat yang terdapat dalam surat Qaaf (50) ayat 22 yang artinya:
“ Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan dari padamu hijab (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam “

Saat Sya’ban RA dalam keadaan sakratul maut…
perjalanan hidupnya ditayangkan ulang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala .
Bukan cuma itu, semua ganjaran dari perbuatannya diperlihatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala .
Apa yang dilihat oleh Sya’ban RA ( dan orang yang sakratul maut) tidak bisa disaksikan oleh yang lain.
Dalam pandangannya yang tajam itu Sya’ban RA melihat suatu adegan di mana kesehariannya dia pergi pulang ke Masjid untuk sholat berjamaah lima waktu.
Perjalanan sekitar 3 jam jalan kaki sudah tentu bukanlah jarak yang dekat. Dalam tayangan itu pula Sya’ban RA diperlihatkan pahala yang diperolehnya dari langkah – langkah nya ke Masjid.
Dia melihat seperti apa bentuk sorga ganjarannya.
Saat melihat itu dia berucap:

“ Aduuuh kenapa tidak lebih jauh……”

Timbul penyesalan dalam diri Sya’ban RA,
mengapa rumahnya tidak lebih jauh lagi supaya pahala yang didapatkan lebih banyak dan sorga yang didapatkan lebih indah.

Dalam penggalan berikutnya Sya’ban RA melihat saai ia akan berangkat sholat berjamaah di musim dingin.
Saat ia membuka pintu berhembuslah angin dinginyang menusuk tulang.
Dia masuk kembali ke rumahnya dan mengambil satu baju lagi untuk dipakainya. Jadi dia memakai dua buah baju.
Sya’ban RA sengaja memakai pakaian yang bagus (baru) di dalam dan yang jelek (butut) di luar.
Pikirnya jika kena debu, sudah tentu yang kena hanyalah baju yang luar, sampai di masjid dia bisa membuka baju luar dan solat dengan baju yang lebih bagus.
Dalam perjalanan ke tengah masjid dia menemukan seseorang yang terbaring kedinginan dalam kondisi yang mengenaskan.
Sya’ban RA pun iba , lalu segera membuka baju yang paling luar dan dipakaikan kepada orang tersebut dan memapahnya untuk bersama – sama ke masjid melakukan sholat berjamaah.
Orang itupun terselamatkan dari mati kedinginan dan bahkan sempat melakukan sholat berjamaah.
Sya’ban RA pun kemudian melihat indahnya sorga yang sebagai balasan memakaikan baju bututnya kepada orang tersebut.
Kemudian dia berteriak lagi :

“ Aduuuh kenapa tidak yang baru……. “

Timbul lagi penyesalan di benak Sya’ban RA.
Jika dengan baju butut saja bisa mengantarkannya mendapat pahala yang begitu besar, sudah tentu ia akan mendapat yang lebih besar lagi seandainya ia memakaikan baju yang baru.

Berikutnya Sya’ban RA melihat lagi suatu adegan saat dia hendak sarapan dengan roti yang dimakan dengan cara mencelupkan dulu ke segelas susu. Bagi yang pernah ke tanah suci sudah tentu mengetahui sebesar apa ukuran roti arab (sekitar 3 kali ukuran rata-rata roti Indonesia)

Ketika baru saja hendak memulai sarapan, muncullah pengemis di depan pintu yang meminta diberikan sedikit roti karena sudah lebih 3 hari perutnya tidak diisi makanan.
Melihat hal tersebut , Sya’ban RA merasa iba .
Ia kemudian membagi dua roti itu sama besar,
demikian pula segelas susu itu pun dibagi dua.
Kemudian mereka makan bersama – sama roti itu yang sebelumnya dicelupkan susu , dengan porsi yang sama…
Allah Subhanahu wa Ta’ala kemudian memperlihatkan ….
ganjaran dari perbuatan Sya’ban RA dengan sorga yang indah.
Demi melihat itu diapun berteriak lagi:

“ Aduuuh kenapa tidak semua……”

Sya’ban RA kembali menyesal .
Seandainya dia memberikan semua roti itu kepada pengemis tersebut tentulah dia akan mendapat sorga yang lebih indah

Masyaallah,

Sya’ban bukan menyesali perbuatannya,
tapi menyesali mengapa tidak optimal.
Sesungguhnya semua kita nanti pada saat sakratul maut akan menyesal tentu dengan kadar yang berbeda, bahkan ada yang meminta untuk ditunda matinya karena pada saat itu barulah terlihat dengan jelas …konsekwensi dari semua perbuatannya di dunia.
Mereka meminta untuk ditunda sesaat karena ingin bersedekah.
Namun kematian akan datang pada waktunya, tidak dapat dimajukan dan tidak dapat diakhirkan

Sering sekali kita mendengar ungkapan – ungkapan berikut :
“ Sholat Isya berjamaah pahalanya sama dengan sholat separuh malam”
“ Sholat Subuh berjamaah pahalanya sama dengan sholat sepanjang malam”
“ Dua rakaat sebelum Shubuh lebih baik dari pada dunia dan isinya”

Namun lihatlah Masjid tetap saja lengang dan terasa longgar.
Seolah kita tidak percaya kepada janji Allah Subhanahu wa Ta’ala .
Mengapa demikian?
Karena apa yang dijanjikan Allah Subhanahu wa Ta’ala itu tidak terlihat oleh mata kita pada situasi normal.
Mata kita tertutupi oleh suatu hijab.
Karena tidak terlihat, maka yang berperan adalah iman dan keyakinan bahwa janji Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak pernah meleset.
Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membuka hijab itu pada saatnya.
Saat ketika nafas sudah sampai di tenggorokan….

Sya’ban RA telah menginspirasi kita bagaimana seharusnya menyikapi janji Allah Subhanahu wa Ta’ala tersebut.
Namu n ternyata dia tetap menyesal sebagaimana halnya kitapun juga akan menyesal.
Namun penyesalannya bukanlah sia – sia.
Penyesalannya karena tidak melakukan kebaikan dengan optimal…..

Mudah-mudahan kisah singkat ini bermanfaat bagi kita semua dalam mengarungi sisa waktu yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada kita.
Dan mari kita berdo’a semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi kita kekuatan untuk melakukan sebaik, bahkan lebih baik dari pada apa yang dilakukan oleh Sya’ban RA…

Aamiin

Sumber : copas